Jumat, 24 Maret 2017

Masuknya Idoling Ke Indonesia

indonesia merupakan salah satu negara yang sedang berkembang pada saat ini, dan menyerap banyak dampak globalisasi yang terjadi pada lingkunganya, salah satunya adalah budaya idoling nya saat ini. Ya budaya idoling pada mulanya berkembang di Jepang sejak tahun 1960-an hingga saat ini. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, perlahan kebudayaan tersebut mulai merambah anak-anak muda, hingga orang dewasa sekalipun pada khususnya di Indonesia. Tak hanya di Indonesia saja, tetapi hingga di berbagai belahan dunia.

Selain terkenal dengan anime dan manga, dunia hiburan Jepang juga terkenal dengan aliran musik J-Pop yang sudah terkenal sama halnya seperti budaya idol yakni pada sekitar tahun 1960-an. Dari aliran musik tersebut, orang-orang Jepang mulai menumbuhkan fenomena baru, yakni idol group yang mulai terkenal sejak awal tahun 2000. Hingga saat ini, banyak sekali idol group asal Jepang yang terbentuk dan mengibarkan nama mereka di dunia musik Jepang bahkan hingga ke luar Jepang. Salah satunya adalah idol group AKB48.  AKB48 adalah idol group yang namanya cukup dikenal di dunia termasuk jepang, dan mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan kebudayaan idoling di Indonesia.







Pada tahun 2012 lalu , produser AKB48 Yasushi Akimoto membuka pendaftaran anggota generasi pertama dari idol group JKT48 yang juga merupakan idol group pertama di Indonesia. JKT48 adalah akronim dari Jakarta 48. Hingga saat ini JKT48 telah memiliki sekitar 65 anggota dari 5 generasi yang dibagi menjadi 3 tim berbeda dan siswi Trainee. JKT48 juga disebut sebagai adik dari idol group AKB48 pertama yang berada di luar Jepang.

Sejak kehadiran JKT48 di ranah musik Indonesia, kini sudah mulai banyak masyarakat Indonesia yang menggandrungi budaya idoling. Tak mengenal usia, fans JKT48 berasal dari berbagai kalangan, baik mulai dari anak kecil hingga yang sudah berumurpun ada. Laki-laki maupun perempuan, banyak dari mereka yang menggemari idol group yang terkenal lewat lagu pertama mereka yang berjudul " Heavy Rotation " .








Konsep Jejepangan yang diusung JKT48, membuat mereka berbeda dari group yang lainnya. Keberbedaan itulah yang membuat sebagian orang melirik, hingga tertarik akan pesona para gadis-gadis muda rupawan yang bernyanyi dan menari di atas panggung theater mereka sendiri yang terletak di salah satu mall di daerah Jakarta Selatan. Hal itu sedikit demi sedikit mulai ‘meracuni’ selera musik kaum muda di Indonesia khususnya jakarta, dan membuat mereka untuk mencari lebih tahu tentang idol group asli Jepang.

Melalui JKT48, sedikit demi sedikit budaya Jepang mulai masuk ke Indonesia dan begitu pula sebaliknya. Saat ini semakin banyak orang-orang yang menggilai budaya tersebut dan beberapa diantara sampai rela merogoh kocek berapapun untuk terus dapat melakukan kegiatan baru yang kini mereka gemari. kalangan fans JKT48 pun bukan hanya di Jakarta saja bahkan ada yang di Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Semarang bahkan hingga pulau Kalimantan dan Sulawesi pun Ada, Entah sampai kapan budaya ini akan terus bertahan di Indonesia, tetapi yang pasti apabila kita termasuk dalam salah satu dari mereka, harap kondisikan diri kita. Karena setiap hal pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing, termasuk dengan budaya idoling ini .










Tidak ada komentar:

Posting Komentar